Author: B. Satrio Lelono
-

Emas Spot (Ichimoku H1 & Pivot Fibo Retracement Weekly) Sesi Eropa 8 September
Emas kembali mencetak rekor tertinggi baru (all time high/ATH) di awal pekan ini, ditopang oleh ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan FOMC bulan ini. Hingga pukul 15:32 WIB, emas spot (XAU/USD) tercatat naik 0,74% di level 3613 dengan bias intraday yang positif. Level 3600 (R3) jadi fokus untuk memonitor momentum bullish. […]
-

Dolar AS Tertekan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga
Sepi data ekonomi di awal pekan, Senin (8/9), namun Indeks Dolar AS (DXY) berada di posisi yang tertekan oleh ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga di bulan September ini. Hingga pukul 15:11 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,12% di level 97,62. Bias Daily sementara […]
-

BofA: Dolar AS Masih Sedikit Overvalued Meski Sudah Alami Penyesuaian
Analis BofA (Bank of America) mencatat bahwa meskipun nilai dolar AS (USD) telah melemah cukup besar tahun ini, secara umum nilainya masih sedikit terlalu tinggi (overvalued) jika dilihat dari berbagai ukuran valuasi. Namun, karena pergerakan menuju nilai wajarnya terjadi sangat cepat yang dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak biasa, kemungkinan salah harga (misvaluasi) tidak akan terlalu […]
-

Emas Spot (Ichimoku H1 & Pivot Fibo Retracement Weekly) Sesi Eropa 5 September
Emas bergerak sideways dengan range yang terbatas, dimana investor sedang menantikan data tenaga kerja AS yang akan dirilis di awal perdagangan sesi New York jam 19:30 WIB. Hingga pukul 18:40 WIB, emas spot (XAU/USD) tercatat naik 0,17% di level 3551 dengan bias intraday yang positif. Level Senkou-span B (sekarang di 3544) sementara ini menjadi fokus […]
-

Indeks Dolar Melemah, Pasar Fokus Data Tenaga Kerja AS di Sesi New York
Indeks Dolar (DXY) melemah di sesi Eropa hari ini, Jumat (5/9), dimana investor sedang fokus pada data tenaga kerja AS (NFP, Unemployment Rate & Average Hourly Earnings) yang akan dirilis di sesi New York jam 19:30 WIB. Hingga pukul 18:31 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, […]
-

Harga Emas Antam, Jumat (5/9): Turun Rp 2.000 Jadi Rp 2.042.000 per Gram
Harga emas batangan 24 karat bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun hari ini, Jumat (5/9/2025). Begitu pula dengan harga jual kembali (buy back). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram dibanderol Rp 2.042.000, turun Rp 2.000 jika dibandingkan Kamis (4/9). Sementara, harga jual kembal emas Antam dipatok di posisi Rp 1.889.000 per gram, turun Rp […]
-

Rupiah Spot Melemah 0,06% ke Rp 16.425 per Dolar AS; IHSG Turun 0,23% ke Level 7.867
Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sama-sama tidak bertenaga pada perdagangan Kamis (4/9), yang merupakan perdagangan terakhir pada pekan ini karena besok libur nasional dalam rangka perayaan Maulid Nabi. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah tipis 0,06% ke posisi Rp 16.425 per dolar AS. Hingga pukul 15.00 WIB, mayoritas […]
-

Emas Spot (Ichimoku H1 & Pivot Fibo Retracement Weekly) Kamis 4 September
Emas terkoreksi tajam hari ini, setelah mencetak rekor tertinggi 3578 pada perdagangan kemarin. Sementara itu, investor sedang menantikan laporan ADP yang akan dirilis malam ini (WIB) dan NFP yang akan dirilis Jumat (5/9). Hingga pukul 17:08 WIB, emas spot (XAU/USD) tercatat turun 0,45% di level 3544 dengan bias intraday yang sejauh ini masih positif. Level […]
-

Indeks Dolar Stabil di Sesi Eropa, Lagarde Khawatir Independensi The Fed
Indeks Dolar (DXY) bergerak stabil dengan range yang terbatas di sesi Eropa hari ini, Kamis (4/9). Sementara itu, Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde mengkhawatirkan independensi Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS). Hingga pukul 16:25 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, GBP, JPY, CAD, SEK, CHF), terpantau […]
-

MUFG Naikkan Proyeksi Pasangan Mata Uang EUR/USD Hingga Tahun 2026
Analis MUFG (Mitsubishi UFJ Financial Group) merevisi dengan menaikkan target EUR/USD. Ini karena pelemahan Dolar AS secara luas yang disebabkan oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan kekhawatiran terhadap independensi The Fed. Mereka kini memperkirakan euro akan menguat hingga tahun 2026. Poin Utama Revisi Target: MUFG kini memproyeksikan nilai tukar EUR/USD sebagai berikut: […]
