Indeks Dolar AS (DXY) bergerak stabil di sesi Asia hari ini, Selasa (21/7), setelah ditutup menguat 0,24% pada perdangan kemarin.
Sementara itu, konflik AS-Iran yang kian memanas menyebabkan terhambatnya jalur tanker pengiriman minyak yang melewati Selat Hormuz dan menyebabkan harga minyak bergerak naik.
Hingga pukul 10:01 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau turun tipis 0,01% di level 100,98.

Laporan terbaru menjelaskan bahwa aktivitas pergerakan kapal tanker di Teluk Oman melambat setelah meningkatnya serangan balasan dari pasukan Iran.
Kondisi ini memicu kekhawatiran baru terhadap kelancaran ekspor minyak dari kawasan Teluk di tengah konflik yang masih berlangsung antara Iran dan AS.
Pekan lalu, sumber Reuters menyebutkan, meningkatnya risiko keamanan membuat sebagian operator kapal memilih untuk kembali menunda pelayaran.
Pada Senin (20/7), Garda Revolusi Iran mengklaim dua kapal tanker minyak mengalami ledakan dan tidak dapat melanjutkan pelayaran setelah mencoba melintasi Selat Hormuz melalui jalur yang disebut Iran sebagai rute yang tidak aman.


Leave a Reply