Indeks Dolar AS Stabil, Harga Minyak Terus Bergerak Naik di atas US$90 per Barrel

Indeks Dolar AS (DXY) terpantau stabil di sesi Asia hari ini, Jumat (24/7), setelah ditutup naik 0,29% pada perdagangan kemarin.

Sementara, harga minyak terus bergerak naik dan bertahan di atas US$90 per barrel, menyusul berita terbaru dari kelompok Houthi di Yaman yang mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi.

Sampai jam 11:16 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD versus 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) tercatat turun tipis 0,03% di level 101,40.

Di saat hampir bersamaan, harga minyak WTI sekarang berada di posisi US$ 91,75 per barrel, turun 0,62%. Sedangkan, harga minyak Brent ada di posisi US$ 100,49 per barrel, turun 0,53%.

Kemarin, harga minyak dunia melonjak ke level tertinggi hampir dua bulan setelah kelompok Houthi di Yaman mengklaim menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi.

Serangan tersebut memperburuk gangguan distribusi minyak global yang kini terjadi di dua jalur pelayaran strategis, yakni Laut Merah dan Selat Hormuz.

Di sisi lain, Garda Revolusi Iran menyatakan sebuah kapal tanker minyak terbakar akibat ledakan saat mencoba melintasi jalur yang telah dipasangi ranjau di bagian selatan Selat Hormuz, dekat pantai Oman.

Dua kapal tanker lainnya dilaporkan memutar balik. Iran juga mengklaim Selat Hormuz kini berada di bawah kendalinya selama aksi militer AS masih berlangsung di kawasan tersebut. Teheran memperingatkan tidak ada kapal tanker yang diizinkan melintas tanpa koordinasi dengan Iran.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *