Indeks Dolar AS Menguat, Trump Klaim Telah Menguasai Selat Hormuz

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa hari ini, Rabu (2/9), di tengah memanasnya konflik AS-Iran.

Sementara itu, harga minyak bergerak naik seiring kekhawatiran pasar terhadap peningkatan eskalasi konflik ke level yang paling serius dalam beberapa pekan terakhir.

Hingga jam 15:25 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau naik 0,07% di level 99,72.

Adapun pada perdagangan kemarin, DXY ditutup menguat 0,24%.

Secara teknikal pada chart Daily, outlook DXY cenderung netral. Indikator RSI berada di area positif, namun DXY masih bergerak di bawah kurva MA-50.

Berita terbaru dari kawasan Timur Tengah menyebutkan bahwa AS kembali melancarkan serangkaian serangan udara ke Iran pada Selasa (1/9), memicu serangan balasan dari Teheran dan meningkatkan eskalasi konflik ke level paling mengkhawatirkan dalam beberapa pekan terakhir.

Konflik yang telah berlangsung selama enam bulan tersebut tidak hanya meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, tetapi juga mendorong kenaikan harga energi global dan menekan popularitas Presiden AS Donald Trump di dalam negeri.

Trump mengatakan bahwa posisi AS saat ini jauh lebih kuat, terutama terkait penguasaan Selat Hormuz dan kondisi perekonomian Iran. Ia mengklaim bahwa AS hampir sepenuhnya menguasai Selat Hormuz.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *