Indeks Dolar AS Terkoreksi Setelah Melompat 0,73% Pasca FOMC

Indeks Dolar AS (DXY) masih terlihat terkoreksi di sesi Eropa hari ini, Kamis (17/9), setelah melompat 0,73% pada penutupan perdagangan kemarin.

Sesuai perkiraan pasar, The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga sebanyak 25 basis poin pada pengumuman hasil rapat FOMC dini hari tadi.

Hingga pukul 16:57 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau turun 0,14% di level 100,19.

Melansir Reuters, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75%-4,00%. Keputusan tersebut diambil secara bulat oleh 18 anggota komite kebijakan moneter.

Dalam proyeksi terbaru, sebanyak 16 dari 18 pejabat The Fed memperkirakan setidaknya masih ada satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 bps hingga akhir 2026.

Proyeksi tersebut menunjukkan, The Fed masih membuka ruang untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih ketat.

The Fed juga menaikkan proyeksi inflasi AS. Berdasarkan data Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index, inflasi diperkirakan mencapai 3,7% pada tahun ini, naik dari proyeksi 3,6% dalam pertemuan Juni.

Bank sentral AS kini memperkirakan inflasi baru kembali ke target 2% pada 2029, atau satu tahun lebih lambat dibandingkan proyeksi sebelumnya.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *