Rupiah Spot Merosot 61 Poin ke Rp 15.933,5 per Dolar AS; IHSG Lengser 107,20 Poin ke Level 6.7419,6

Makin lesu, rupiah merosot tajam hari ini, Senin (23/10), sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga tertekan di hadapan Dolar AS.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) menjadi 6% pada pekan lalu. Tapi hal ini belum dapat membatasi pelemahan rupiah.

Menguatnya yield atau imbal hasil US Treasuries tenor 10 tahun yang menembus angka 5.00%, menjadi salah satu faktor yang membebani rupiah hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 61 poin atau 0.38% ke posisi Rp 15.933,5 per Dolar AS yang merupakan pelemahan 7 hari beruntun.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lengser tajam, seiring aksi jual investor asing yang membukukan net sell senilai sekitar Rp 592,72 miliar di seluruh pasar.

IHSG turun 107,20 poin atau 1,57% ke level 6.741,96 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI pada Jumat mencapai 26,10 miliar dengan nilai transaksi Rp 8,64 triliun. Sebanyak 430 saham melemah, hanya 148 yang menguat. 175 saham lainnya stagnan.

Top gainers LQ45 hari ini:

  1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 5,00%
  2. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 4,51%
  3. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) 3,77%

Top losers LQ45 hari ini:

  1. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -6,25%
  2. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) -5,00%
  3. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) -4,87%

Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *