Rupiah Spot Melemah Tipis 2,5 Poin ke Rp 15.517,5 per Dolar AS; IHSG Naik 24,97 Poin ke Level 7.159,59

Rupiah berlanjut lesu di akhir pekan, Jumat (8/12). Sedangkan, pergerakan mata uang di kawasan Asia cenderung bervariasi terhadap USD, dimana investor masih menantikan data tenaga kerja AS yang akan dirilis malam ini pukul 20:30 WIB.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 2,5 poin atau 0.02% ke posisi Rp 15.517,5 per Dolar AS.

Hingga pukul 15.03 WIB, Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,40%. Disusul, Peso Filipina yang ditutup turun 0,18% dan Yuan China yang tertekan 0,16% terhadap Dolar AS.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berlanjut menguat, meskipun investor asing membukukan net sell yang mencapai Rp 233,45 di seluruh pasar.

IHSG ditutup menguat 24,97 poin atau 0,35% ke level 7.159,59 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 29,73 miliar saham dengan total nilai Rp 13,98 triliun. Sebanyak 228 saham bergerak menguat, 297 melemah dan 240 saham jalan di tempat.

Top gainers LQ45 hari ini:

  1. PT United Tractors Tbk (UNTR) 2,76%
  2. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) 8,05%
  3. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 3,05%

Top losers LQ45 hari ini:

  1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) -3,79%
  2. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -1,57%
  3. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -1,81%

Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *