Rupiah melemah tipis di awal pekan, Senin (13/4), sejalan dengan pelemahan hampir seluruh mata uang Asia menyusul naiknya harga minyak mentah setelah gagalnya perundingan damai antara Iran dengan AS.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 0,01% atau 1 poin ke posisi Rp 17.105 per dolar AS.
Hingga pukul 15.00 WIB, rupee India tercatat tertekan 0,65%. Disusul, baht Thailand (-0,47%), won Korea Selatan (-0,32%), peso Filipina (-0,28%), yen Jepang (-0,21%) dan ringgit Malaysia (-0,19%).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru tampil cukup cerah, seiring aksi beli investor asing yang membukukan net buy senilai sekitar Rp 396 miliar di seluruh pasar.
Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 42,26 miliar saham, dengan total nilai Rp 20,04 triliun. Sebanyak 397 saham menguat, 264 melemah dan 156 saham stagnan.
Top gainers LQ45:
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (14,36%)
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) (6,11%)
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) (5,71%)
Top losers LQ45:
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) (-3,93%)
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (-2,17%)
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (-2,05%)


Leave a Reply