Rupiah tampil lumayan bertenaga di akhir pekan, Jumat (24/4), di saat mata uang Asia lainnya bergerak bervariasi terhadap dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terapresiasi 0,33% atau 57 poin ke level Rp 17.229 per dolar AS.
Hingga pukul 15.00 WIB, rupiah menguat bersama dolar Taiwan 0,19%. Disusul, ringgit Malaysia 0,09% dan baht Thailand 0,06%. Di sisi lain, peso Filipina merosot 0,39%. Diikuti, won Korea Selatan (-0,21%) dan rupee India (-0,17%).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lagi, di bawah tekanan aksi jual investor asing yang membukukan net sell senilai sekitar Rp 2 triliun di seluruh pasar (reguler, tunai dan pasar negosiasi).
IHSG turun 3,38% atau 249,116 poin ke level 7.129,49 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume transaksi di BEI hari ini mencapai 47,13 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 24,34 triliun. Sebanyak 670 saham melemah, hanya 83 saham yang menguat. Sisanya, 62 saham stagnan.
Top gainers LQ45:
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) 1,90%
- PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) 084%
- PT Indosat Tbk (ISAT) 0,77%
Top losers LQ45:
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) -10,22%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -7,76%
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) -6,29%
Iklan numpang lewat: Yuks gabung channel Telegram TemenTrading untuk mendapatkan info-info menarik di seputar dunia forex. JOIN GRATIS ! Alamatnya di sini ya ===> t.me/tementrading


Leave a Reply