Rupiah Spot Menguat 0,29% ke Rp 17.653,5 per Dolar AS; IHSG Turun 0,82% ke 6.318

Rupiah menguat hari ini, Rabu (20/5), sejalan dengan pergerakan sebagian besar mata uang di kawasan Asia.

Penguatan rupiah terjadi setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis points (bps) menjadi 5,25%.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terapresiasi 0,29% atau 52 poin ke posisi Rp 17.653,5 per dolar AS.

Hingga pukul 16:00 WIB sore tadi, rupiah menguat bersama yuan China (0,16%), dolar Singapura (0,13%). Disusul, ringgit Malaysia dan won Korea Selatan yang sama-sama menguat 0,11%.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut melemah, meskipun investor asing membukukan net buy senilai sekitar Rp 249 miliar di seluruh pasar.

IHSG turun 0,82% atau 52,17 poin ke level 6.318,50 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 40,2 miliar saham dengan total nilai Rp 21,9 triliun. Sebanyak 483 saham melemah, 208 menguat dan 126 saham stagnan.

Top gainers LQ45:

  1. PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) 6,42%
  2. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 5,44%
  3. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 5,18%

Top losers LQ45:

  1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -10,18%
  2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) -9,23%
  3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) -6,99%

Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *