Indeks Dolar AS Menguat, Harga Minyak Turun di Bawah US$100 per Barrel

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan menguat di sesi Eropa dengan range yang terbatas pada hari ini, Jumat (29/5), di tengah turunnya harga minyak mentah dunia.

Sementara itu, berita terbaru terkait Timur Tengah menyebutkan bahwa AS memberlakukan sanksi terhadap perdagangan minyak militer Iran, meskipun AS-Iran mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata dan mencabut blokade penuh Selat Hormuz.

Hingga pukul 16:25 WIB, DXY yang mewakili kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), terpantau naik 0,14% di level 99,12.

Di saat yang bersamaan, harga minyak mentah WTI berada di level US$87,40 per barrel atau turun sekitar 1,30%. Sedangkan, harga minyak mentah Brent ada di posisi US$91,07, atau turun sekitar 1,45%.

Mengutip Reuters, Jumat (29/5), Departemen Keuangan AS mengatakan telah menjatuhkan sanksi kepada delapan kapal yang terlibat dalam pengangkutan minyak mentah dan produk minyak bumi Iran ke pasar global.

“Kami tidak akan mengizinkan pemerintah Iran untuk meningkatkan pendapatan minyaknya dengan tujuan membangun kembali angkatan bersenjata dan kemampuan militernya,” kata Menteri Keuangan Scott Bessent.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *