Indeks Dolar Terkoreksi, Pasar Menunggu Data Inflasi (Consumer Price Index) AS

Indeks Dolar AS (DXY) kembali terkoreksi pada hari ini, Selasa (9/6), tapi masih dalam range yang terbatas setelah membukukan reli yang cukup signifikan pekan lalu.

Pasar saat ini sedang menantikan data inflasi (Consumer Price Index) AS yang akan dirilis besok, sambil mencermati perkembangan gencatan senjata antara Iran-Israel.

Hingga pukul 15:27 WIB, DXY yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) terpantau turun 0,09% di level 99,91.

Pergerakan DXY masih cenderung dengan range yang terbatas hari ini karena investor meragukan keberlangsungan senjata antara Iran-Israel.

Di saat yang sama, pasar juga bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi AS yang akan dirilis Rabu (10/6), dimana data ini berpotensi memengaruhi prospek kebijakan moneter The Fed (Federal Reserve/bank sentral AS).

Pasar juga semakin memperhitungkan kemungkinan suku bunga AS tetap tinggi lebih lama.

Data dari perangkat CME FedWatch menunjukkan, pelaku pasar kini memperkirakan peluang lebih dari 70% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada Desember 2026.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *