Indeks Dolar AS (DXY) cenderung bergerak sideways di awal perdagangan sesi Eropa hari ini, Kamis (11/6), di tengah kekhawatiran investor atas potensi meningkatnya eskalasi konfrontasi baru antara AS dengan Iran di Selat Hormuz.
Namun, pagi tadi di sesi Asia, Trump mengatakan bahwa serangan udara militer AS akan segera berakhir. Ini setidaknya membantu sedikit meredakan kekhawatiran pasar.
Hingga pukul 14:04 WIB, DXY yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), terpantau turun 0,10% di level 99,98.

Data Consumer Price Index (CPI) AS yang dirilis kemarin menunjukkan, bahwa inflasi di bulan Mei sesuai dengan ekspektasi, yakni 0,5%. Sedangkan, Core CPI bulanan, justru turun ke angka 0,2%, di bawah perkiraan 0,3%. Sementara, Core CPI tahunan, sesuai dengan ekspektasi, yaitu 4,2%.
Data inflasi AS tersebut juga sedikit membantu meredakan kecemasan pasar karena tidak ada kejutan inflasi yang semula dikhawatirkan melonjak akibat tekanan dari naiknya harga energi global.

Leave a Reply