-

Dolar Tergelincir, Data PMI AS di Bawah Ekspektasi
Sempat menguat di awal perdagangan Selasa (23/4), tapi kemudian dolar tergelincir setelah rilis data PMI AS yang meleset dari perkiraan. S&P Global melaporkan bahwa Purchasing Manager’s Index (PMI) sektor manufaktur AS terkontraksi dari 51.9 ke level 49.9 pada bulan April, lebih kecil dari ekspektasi 52.0. Sedangkan, PMI sektor jasa masih berada di zona ekspansif, tapi […]
-

Rupiah Spot Menguat 17 Poin ke Rp 16.220 per Dolar AS; IHSG Naik 36,99 Poin ke Level 7.110,81
Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sama-sama sumringah pada perdagangan Selasa (23/4). Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terapresiasi 17 poin atau 0,10% ke posisi Rp 16.220 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Hingga pukul 15:00 WIB sore tadi, dolar Taiwan memimpin […]
-

Data PMI Inggris: Sektor Manufaktur Terkontraksi, Sektor Jasa Berekspansi Melebihi Perkiraan
S&P Global melaporkan pada hari ini, Selasa (23/4), bahwa Purchasing Manager’s Index (PMI) sektor manufaktur Inggris terkontraksi dari 50.3 ke level 48.7 pada bulan April. Sementara, sektor jasa Inggris berekspansi 6 bulan berturut-turut, setelah mencatatkan pertumbuhan dari 53.1 ke level 54.9, di atas perkiraan 53.0. Setelah rilis data PMI Inggris tersebut, hingga pukul 16:55 WIB […]
-

Data PMI Zona Euro: Sektor Manufaktur Terkontraksi Lebih Rendah, Sektor Jasa Berekspansi Melebihi Perkiraan
S&P Global melaporkan pada hari ini, Selasa (23/4), bahwa Purchasing Manager’s Index (PMI) sektor manufaktur zona euro terkontraksi lebih rendah dari 46.1 ke level 45.6 di bulan April, di bawah perkiraan 46.5. PMI sektor jasa zona euro berekspansi lebih tinggi dari 51.5 ke level 52.9, melebihi perkiraan 51.8. Ini adalah pencapaian ke level tertinggi 11 […]
-

Harga Emas Antam, Selasa (23/4): Turun Rp 18.000 ke Posisi Rp 1.325.000 per Gram
Harga emas batangan 24 karat bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun hari ini, Selasa (23/4/2024). Begitu pula dengan harga jual kembali (buyback). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram berada di posisi Rp 1.325.000, turun Rp 18.000 dari harga Senin (22/4). Sedangkan, harga jual kembali emas Antam berada di posisi Rp 1.223.000 per gram, turun […]
-

Dolar Menguat di Sesi New York, Pasar Menanti Data PMI
Dolar bertahan menguat versus major currencies di sesi New York, Senin (22/4). Tapi pengutannya masih terbatas sejauh ini, dimana investor sedang menantikan data PMI dari kawasan zona euro, Inggris dan AS, yang akan dirilis besok atau Selasa (23/4). Hingga pukul 22:19 WIB, Indeks Dolar AS (DXY) yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama […]
-

Rupiah Spot Menguat di Awal Pekan, IHSG Berlanjut Melemah
Berbanding terbalik dengan pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia, rupiah malah berhasil menguat di hadapan dolar AS di awal pekan, Senin (22/4). Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terapresiasi 23 poin atau 0,14% ke posisi Rp 16.237 per dolar AS. Hingga 15:00 WIB, won Korea Selatan memimpin penguatan setelah ditutup […]
-

EUR/USD: Gagal Perpanjang Rebound Pekan Lalu, Awasi Level 1.0654
Euro melemah di sesi Eropa hari ini, Senin (22/4), dimana investor cenderung melepas aset berisiko menjelang data PMI (zona euro, Inggris dan AS) yang akan dirilis besok atau Selasa (23/4). Hingga pukul 18:32 WIB, EUR/USD terpantau turun 0.13% di kisaran level 1.0639. Untuk perdagangan intraday, level 1.0654 (High 16 April) menjadi fokus guna memonitor prospek […]
-

Harga Emas Antam, Senin (22/4): Turun Rp 4.000 ke Posisi Rp 1.343.000 per Gram
Harga emas batangan 24 karat bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun hari ini, Senin (22/4/2024). Begitu pula dengan harga jual kembali (buyback). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram berada di posisi Rp 1.343.000, turun Rp 4.000 dari harga Minggu (21/4) yang berada di level Rp 1.347.000 per gram. Sementara, harga jual kembali […]
-

Risk Aversion Tidak Serta Merta Bikin Dolar Bertahan Menguat, DXY Malah Berbalik Melemah
Aksi penghindaran risiko (risk aversion) sempat melanda pasar di awal perdagangan hari ini, Jumat (19/4), menyusul memanasnya tensi konflik Timur Tengah setelah Israel dikabarkan menyerang Iran. Kabar tersebut tidak hanya berdampak pada pasar finansial, tapi juga pasar saham global. Namun, risk aversion yang biasanya mendukung USD, rupanya tidak bertahan lama. Euro malah berbalik menguat terhadap […]
Got any book recommendations?
