Pasar Khawatir Inflasi AS Naik di Bulan Juli, Dolar Menguat Tajam

Setidaknya ada dua faktor yang menopang penguatan Dolar AS pada hari ini, Selasa (8/8), yakni lemahnya data neraca perdagangan China dan kekhawatiran investor terhadap potensi naiknya data inflasi AS periode Juli yang akan dirilis Kamis (10/8) pekan ini.

Ekspor dan impor China mengalami penurunan ke level yang terburuk sejak pandemi COVID-19 tahun 2020. China juga akan merilis data inflasi pada Rabu (9/8). Namun, ekonom memperkirakan inflasi bulan Juli di negara Tirai Bambu itu akan melandai.

Sementara, data inflasi AS yang akan dirilis Kamis diperkirakan akan mengalami sedikit kenaikan pada periode Juli. Meningkatnya data inflasi AS akan berpotensi memberikan lebih banyak tekanan pada Federal Reserve untuk kembali menaikkan suku bunga.

Hingga pukul 21:56 WIB, Indeks Dolar AS yang mengukur kinerja USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya, terpantau menguat 0.58% di kisaran level 102.66.

INDEKS DOLAR AS – TIME FRAME DAILY

Secara teknikal pada chart Daily, Indeks Dolar kembali menunjukkan outlook yang positif setelah berhasil bergerak naik menembus kurva MA-50 yang sekarang berada di level 102.31 dan kini bertindak sebagai support dinamis.

Level 102.84 (High 3 Agustus) sekarang menjadi fokus untuk mengantisipasi bullish continuation yang bisa memicu Indeks Dolar AS bergerak lebih tinggi dalam kerangka waktu jangka pendek hingga menengah.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *