Tag: Goldman Sachs

  • Perkiraan Goldman Sachs terhadap Rilis Data Inflasi (CPI) AS pada Kamis

    Perkiraan Goldman Sachs terhadap Rilis Data Inflasi (CPI) AS pada Kamis

    Ada 2 data penting AS yang akan dirilis pekan ini. Yakni, data tenaga kerja dan inflasi. Data tenaga kerja AS periode November akan dirilis hari ini, Selasa (16/12), jam 20:30 WIB. Sedangkan, data inflasi (Consumer Price Index/CPI) akan dirilis Kamis jam 20:30 WIB. Terkait dengan data inflasi AS, analis Goldmand Sachs (GS) memperkirakan bahwa CPI […]

  • Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Emas 2026 ke Level US$4.900 per Ons

    Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Emas 2026 ke Level US$4.900 per Ons

    Harga emas dunia berlanjut reli, ditopang oleh meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan politik di AS serta ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve. Hingga pukul 09:24 WIB pada hari ini, Selasa (7/10), emas mencetak all time high (ATH) di 3.977, semakin dekat dengan level 4.000. Bank investasi Goldman Sachs (GS) menaikkan proyeksi harga […]

  • Goldman Sachs: Perkiraan Kebijakan The Fed dan ECB Setelah Rapat September

    Goldman Sachs: Perkiraan Kebijakan The Fed dan ECB Setelah Rapat September

    Analis Goldman Sachs (GS) memprediksi bahwa The Fed (Federal Reserve/bank sentral AS) akan terus melonggarkan kebijakannya, dengan dua kali pemotongan suku bunga lagi tahun ini dan pemotongan tambahan pada tahun 2026. Sementara itu, ECB (European Central Bank/bank sentral Uni Eropa) diperkirakan telah menyelesaikan siklus pemotongan suku bunganya. Namun, ketegangan perdagangan global masih akan menjadi risiko […]

  • Proyeksi Goldman Sachs, BofA dan MUFG Pada Pasangan Mata Uang USD/JPY

    Proyeksi Goldman Sachs, BofA dan MUFG Pada Pasangan Mata Uang USD/JPY

    Analis Goldman Sachs (GS), Bank of America (BofA0 dan MUFG (Mitsubishi UFJ Financial Group) punya pandangan dan alasan yang berbeda terkait dengan proyeksi mereka terhadap pasangan mata uang USD/JPY. Goldman Sachs (Bearish, Sell USD/JPY) Catatan:GS agak kecewa dengan konsolidasi pergerakan harga sejak April, tapi tetap menyarankan posisi jual. Alasan utama: Target: 142 pada akhir tahun […]

  • Goldman Sachs: Dua Faktor Khusus yang Akan Turut Membebani Dolar AS

    Goldman Sachs: Dua Faktor Khusus yang Akan Turut Membebani Dolar AS

    Analis Goldman Sachs menyoroti dua perkembangan penting di pasar mata uang yang berlanjut mendukung tren penurunan Dolar AS. Pertama adalah penyesuaian portofolio oleh investor global karena kekhawatiran terhadap kondisi pemerintahan di AS, dan yang kedua adalah perubahan cara China mengelola mata uangnya (Renminbi), yang berdampak luas karena Renminbi semakin dianggap sebagai acuan mata uang global. […]

  • Goldman Sachs: 3 Alasan Mengapa USD Tetap Melemah Meski Ada Kesepakatan Tarif

    Goldman Sachs: 3 Alasan Mengapa USD Tetap Melemah Meski Ada Kesepakatan Tarif

    Analis Goldmas Sachs (GS) mengemukakan 3 (tiga) alasan, mengapa USD akan tetap melemah dalam jangka panjang, meskipun ada kesepakatan tarif perdagangan antara AS dengan negara-negara mitra dagangnya. Alasan pertama, kebijakan tarif Trump justru merugikan AS, dimana konsumen dan perusahaan-perusahaan di AS menanggung beban yang terberat, karena mereka tidak dapat dengan mudah mengganti atau mendapatkan barang-barang […]

  • Indeks Dolar Stabil, Goldman Sachs Perkirakan NFP di Bawah Konsensus

    Indeks Dolar Stabil, Goldman Sachs Perkirakan NFP di Bawah Konsensus

    Indeks Dolar AS (DXY) bergerak cukup stabil di sesi Asia hari ini, Kamis (3/7), dengan range terbatas, dimana pasar sedang menantikan data tenaga kerja AS yang akan dirilis jam 19:30 WIB. Sementara itu, analis Goldman Sachs (GS) memprediksi bahwa data Non-Farm Payroll (NFP) periode Juni akan menampilkan angka di bawah konsensus. GS juga memperkirakan, angka […]

  • Goldman Sachs: Dua Alasan Mengapa Pelemahan USD Akan Berlanjut di Tahun 2025

    Goldman Sachs: Dua Alasan Mengapa Pelemahan USD Akan Berlanjut di Tahun 2025

    Analis Goldman Sachs (GS) berpendapat bahwa mata uang dolar AS masih akan berlanjut melemah sampai dengan akhir 2025. Alasan pertama adalah kebijakan perdagangan pemerintah AS. Meskipun GS telah merevisi asumsi tarif yang lebih rendah, pemerintahan AS masih tetap sangat proteksionis. Kebijakan tarif ini diperkirakan dapat menekan pendapatan riil dan menekan margin perusahaan, yang mengarah pada […]

  • Goldman Sachs: Yen Jepang Jadi Aset Paling Aman, USD/JPY Bisa Mencapai 135,00

    Goldman Sachs: Yen Jepang Jadi Aset Paling Aman, USD/JPY Bisa Mencapai 135,00

    Analis Goldman Sachs (GS) mengatakan bahwa yen Jepang masih tetap jadi aset safe-haven utama, di tengah meningkatnya risiko resesi AS dan volatilitas yang tinggi. Meskipun terjadi dinamika pasar yang tidak biasa, dimana bursa saham jatuh dengan imbal hasil (yield) yang meningkat, yen menunjukkan kekuatan baru. Analis GS melihat kemungkinan USD/JPY dapat mencapai kisaran 135,00 dalam […]

  • Goldman Sachs: Emas Masih Berpotensi Melanjutkan Reli, Naikkan Target Akhir Tahun 2025 ke Level $3.300/oz

    Goldman Sachs: Emas Masih Berpotensi Melanjutkan Reli, Naikkan Target Akhir Tahun 2025 ke Level $3.300/oz

    Analis Goldman Sachs (GS) mengatakan bahwa emas masih berpotensi melanjutkan reli. Lebih lanjut, GS juga merevisi analisisnya dengan menaikkan perkiraan harga emas di akhir tahun 2025 menjadi $3.300 per troy ounce (/oz) dari sebelumnya $3.100/oz. Berikut di bawah ini adalah beberapa pointers-nya: Dari sejumlah uraian di atas, GS menilai bahwa permintaan fundamental dan strategis yang […]