Tag: Goldman Sachs

  • Goldman Sachs: Yen Jepang Jadi Aset Paling Aman, USD/JPY Bisa Mencapai 135,00

    Goldman Sachs: Yen Jepang Jadi Aset Paling Aman, USD/JPY Bisa Mencapai 135,00

    Analis Goldman Sachs (GS) mengatakan bahwa yen Jepang masih tetap jadi aset safe-haven utama, di tengah meningkatnya risiko resesi AS dan volatilitas yang tinggi. Meskipun terjadi dinamika pasar yang tidak biasa, dimana bursa saham jatuh dengan imbal hasil (yield) yang meningkat, yen menunjukkan kekuatan baru. Analis GS melihat kemungkinan USD/JPY dapat mencapai kisaran 135,00 dalam […]

  • Goldman Sachs: Emas Masih Berpotensi Melanjutkan Reli, Naikkan Target Akhir Tahun 2025 ke Level $3.300/oz

    Goldman Sachs: Emas Masih Berpotensi Melanjutkan Reli, Naikkan Target Akhir Tahun 2025 ke Level $3.300/oz

    Analis Goldman Sachs (GS) mengatakan bahwa emas masih berpotensi melanjutkan reli. Lebih lanjut, GS juga merevisi analisisnya dengan menaikkan perkiraan harga emas di akhir tahun 2025 menjadi $3.300 per troy ounce (/oz) dari sebelumnya $3.100/oz. Berikut di bawah ini adalah beberapa pointers-nya: Dari sejumlah uraian di atas, GS menilai bahwa permintaan fundamental dan strategis yang […]

  • Goldman Sachs: 3 Alasan untuk Tidak Terlalu Pesimis Terhadap USD

    Goldman Sachs: 3 Alasan untuk Tidak Terlalu Pesimis Terhadap USD

    Menjelang rilis notulen FOMC yang akan digelar Kamis (19/9) pukul 01:00 WIB dini hari, analis Goldman Sachs (GS) mengungkapkan, ada 3 (tiga) alasan mengapa investor tidak boleh terlalu pesimis terhadap USD di tengah prospek pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve atau siklus pemangkasan suku bunga The Fed. Refleksi Pasar: Secara umum, Indeks Dolar AS (DXY) hanya […]

  • Goldman Sachs: Tiga Alasan untuk Mencari Posisi Buy Gold

    Goldman Sachs: Tiga Alasan untuk Mencari Posisi Buy Gold

    Analis Goldman Sachs (GS) mengatakan bahwa ada tiga alasan untuk tetap mencari posisi buy (dalam jangka menengah hingga jangka panjang). Yang pertama, adalah pembelian emas (fisik) oleh banyak bank sentral secara global.Volume pembelian itu telah mencapai hampir tiga kali lipat sejak pertengahan 2022. Ini terutama didorong oleh sanksi ekonomi AS (terhadap sejumlah negara), dan utang […]